Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Beda Agama Tetapi Satu Cinta Dalam Allah Yang Esa

Sumber Gambar: shopback

Pernikahan Beda Agama

Apakah kita pernah mendengar pernikahan beda agama atau di daerah kita ada orang yang telah melakukannya dan mungkin kita sendiri adalah orang yang sedang menjalani, bahkan menuju kesana. Pernikahan beda agama bukanlah sesuatu yang asing lagi, apalagi jika kita yang hidup di Indonesia dengan nuansa yang plural (beragam). Dua orang yang berbeda agama  dipersatukan dalam ikatan pernikahan, itulah pengertian yang paling sederhana tentang apa yang dimaksud pernikahan beda agama. Tetapi tentu pernikahan beda agama tak sesederhana itu. pernikahan adalah sebuah ikatan yang harus dilandaskan dengan cinta.
Cinta adalah salah satu anugerah dari yang maha kuasa. Cinta merupakan energi yang dapat menggerakan manusia untuk melakukan tindakan yang luar biasa. Tak ada yang tahu kapan cinta, dimulai namun salah seorang tokoh bernama Roky Gerung pernah mengatakan bahwa “cinta merupakan kekuatan paling purba, sekalipun nafas berhenti cinta akan tetap hidup diantara kita”, ia akan mempersatukan dua orang atau bahkan lebih dalam ikatan yang luar biasa. Pada dasarnya tak ada seorangpun atau apapun yang dapat membatasi kuasa cinta termasuk agama. Namun lain halnya yang terjadi di Indonesia cinta dapat di “begal” oleh agama dan memisahkan dua orang yang telah diikat sebelumnya oleh rasa cinta, padahal agama sendiri  memiliki tujuan untuk menyatukan manusia dalam cinta.
Apa yang dilakukan oleh agama terhadap kepada mereka yang sedang di mabuk cinta, tidaklah sejalan dengan pengertian agama itu sendiri secara etimologis (berdasarkan akar kata). A berarti tidak dan Gama berarti kacau sehingga agama secara etimologis berarti tidak kacau. Tetapi hal itu berbeda dengan apa yang terjadi saat ini di mana agama mengacaukan hati dua sejoli yang dipisahkan hanya karena perbedaan agama. Tuhan sendiri menghendaki adanya perbedaan dan salah satu diantaranya adalah perbedaan agama. Perbedaan ada dalam dunia ini bukan untuk memecah belah manusia namun sebaliknya, yaitu mempersatukan manusia. Bagaikan pelangi yang bertaburan berbagai warna tetapi tetapi akur dan tidak bertengkar karena setiap warna menyadari akan keberadaannya dengan menunjukkan keindahan warnanya tanpa menutupi keindahan warna yang lain, karena keindahan tidak datang dari keseragaman tetapi dari keberagaman. Tuhan hanya satu dan Tuhan yang satu itu menghendaki adanya keindahan yang di wujudkan dari luapan energi cinta, sekalipun dalam perbedaaan.
Walaupun setiap agama memiliki Kitab Suci masing-masing dan doktrin (ajaran) yang berbeda-beda tetapi pada hakekatnya mereka mengajarkan untuk saling mengasihi orang lain. Setiap kitab suci yang dimiliki ditulis dengan landasan cinta maka sepatutnya setiap pemeluk agama mempraktekkan cinta sekalipun hidup dalam perbedaan.
Dari sisi yang lain misalnya sudut pandang Biologis cinta dapat terwujud dalam hubungan intim melalui pertemuan penis dan vagina sekalipun kedua alat kelamin tersebut tidak mengenal agama tetapi dapat merasakan kenikmatan cinta.
Tetapi terdapat hal yang penting diketahui jika seseorang hendak menjalani pacaran atau bahkan pernikahan beda agama yaitu pendapat orang tua, pandangan mayarakat, dan memikirkan dengan sebaik-baiknya setiap konsekuensi yang nantinya akan dihadapi, sebab pernikahan adalah komitmen untuk bersama-sama dengan pasangan kita seumur hidup dan oleh sebab itu harus dipikirkan secara bijaksana agar ketika masuk dalam dunia pernikahan tidak akan terjadi hal-hal yang dapat melahirkan rasa penyesalan dikemudian hari.

Penulis : Rasset
Admin Saya seorang yang sangat ingin belajar lebih dalam tentang dunia Internet.

Post a Comment for "Beda Agama Tetapi Satu Cinta Dalam Allah Yang Esa"